Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Rabu, 16 Februari 2011

Doktrin Sesat Kitab Suci Ahmadiyah

Jemaat Ahmadiyah memiliki kitab suci bernama Tadzkirah. Buku ini berisi mimpi-mimpi dan khayalan Mirza Ghulam Ahmad yang dicatat dan dikumpulkan menjadi buku.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah mengkaji buku ini dan sepakat menyimpulkan bahwa Ahmadiyah adalah organisasi sesat dan menyesatkan.

Umat Islam Indonesia melakukan penyerangan terhadap komunitas Ahmadiyah di beberapa wilayah dikarenakan fatwa MUI tersebut. Namun tak banyak dari mereka mengetahui apa saja bukti kesesatan Ahmadiyah selain pengakuan memiliki Nabi baru yaitu Mirza Ghulam Ahmad.

Berikut ini adalah beberapa isi Tadzkirah, kitab suci Ahmadiyah yang menunjukkan ajaran kesesatan sebagaimana dikutip dari berbagai sumber:

1. Ahmadiyah menghina Allah, dengan mengaku sebagai anak Allah: "Engkau (Mirza Ghulam Ahmad) di sisi-Ku seperti kedudukan anak-anak-Ku, Engkau dari Aku dan Aku dari Engkau." (Tadzkirah hal 436).

2. Mirza Ghulam Ahmad meyakini menyatu dengan Allah: "Maka Aku melihat bahwa roh-Nya meliputiku dan bersemayam (berada) di badanku dan mengurungku dalam lingkungan keberadaan-Nya, sehingga tidak tersisa dariku satu (atom) pun. Dan aku melihat badanku, ternyata anggota badan-Nya Allah, dan mata-Nya adalah matanya Allah, & lidahnya adalah lidah-Nya pula." (Tadzkirah hal 196).

3. Mirza Ghulam Ahmad mengaku sederajat dgn ke-Esa-an Allah: "Wahai Ahmad-Ku, Engkau adalah tujuan-Ku, kedudukan-Mu di sisi-Ku sederajat dengan ke-Maha-Esaan-Ku, Engkau terhormat pada pandangan-Ku." (Tadzkirah, hal 579).

4. Mirza Ghulam Ahmad mengaku lebih sempurna dari Allah: "Nama Mirza Ghulam Ahmad sangat sempurna, sedang nama Allah tidak sempurna." 

5. Ahmadiyah mengkafirkan umat Islam yang bukan non-Ahmadiyah: "Bahwa Allah telah memberi kabar kepadanya, sesungguhnya orang yang tidak mengikutimu dan tidak berbaiat padamu dan tetap menentang kepadamu, dia itu adalah orang yang durhaka kepada Allah dan rasul-Nya dan termasuk penghuni Neraka jahim”. (Tadzkirah, hal 342).

6. Jemaat Ahmadiyah tak boleh salat dengan non-Ahmadiyah: "Sesungguhnya Allah telah menjelaskan padaku, bahwa setiap orang yang telah sampai padanya dakwahku kemudian dia tidak menerimaku, maka dia bukanlah seorang Muslim dan berhak mendapatkan siksa Allah." (Tadzkirah, hal 600).

7. Ahmadiyah mengklaim Tadzkirah sebagai kitab suci yang paling benar: "Sesungghuhnya kami telah menurunkan kitab suci Tadzkirah ini dekat dengan Qadhian (India). Dan dengan kebenaran kami menurunkannya dan dengan kebenaran dia turun." (Tadzkirah, hal 637).

8. Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai Rasulullah: "Dan katakanlah, Hai manusia sesungguhnya saya rasul Allah kepa9. Semua manusia harus tunduk kepada Mirza Ghulam Ahmad: "Kami tempatkan manusia di bawah telapak kakimu." (Tazkirah, hal 744).

10. Mirza Ghulam Ahmad adalah utusan Allah: "Hai Ahmad, engkau telah dijadikan utusan-Ku." (Tazkirah, hal 487).

11. Anggota Ahmadiyah akan masuk surga: "Laknat Allah atas orang yang kafir. Diberkahi orang yang bersama-Mu dan orang di sekitar-Mu. (Tazkirah, hal 751).da kamu sekalian." (Tadzkirah, hal 352).


Namun apapun alasannya kekerasan tetap tak dibenarkan, apalagi kekerasan yang mengatasnamakan Agama. Alangkah baiknya jika masalah ini disikapi dengan baik dan bijaksana. Duduk bersama untuk menyelesaikan masalah, bukan malah main hakim sendiri yang akan menimbulkan korban. Semoga tak ada lagi aksi kekerasan di negara ini. Cukup yang lalu biar berlalu dan tak terulang lagi.

14 komentar:

  1. semoga mereka yg telah sesat di berikan hidayah oleh Allah dan kita di jaga Allah dari jalan yg sesat...

    BalasHapus
  2. Baru sekarang aku tahu secara rinci tentang ajaran Ahmadiyah. Slama yg aku tahu hanyalah Mirza Ghulam Ahmad yang disebut sebagai Rasul.

    BalasHapus
  3. Itukah foto Mirza Ghulam Ahmad? Apakah dia keturunan India?

    BalasHapus
  4. Semua yg berazas keyakinan, adalah hak Allah Swt mengadilinya, bukan manusia yang sederajat antar mahluk Allah Swt..Maka lebih baik ya diam, ikuti apa kata hati ttg agama, niscaya nanti ada hari pengadilan, yakni saat nyawa meninggalkan raga...

    BalasHapus
  5. sama dgn mba reni, aku baru tahu ajaran2 ahmadiyah. ini kah sosok yg mengaku sebagai nabi terakhir ?

    selamat malam menjelang dini hari :)

    BalasHapus
  6. benar mbak, gambar tersebut adalah foto mirza ghulam ahmad..

    BalasHapus
  7. wah bahasannya menarik!
    aku jadi punya ilmu baru :DD

    senang berkunjung kemari ;)

    BalasHapus
  8. Meyakini agama adalah hak masing-masing pribadi. Mau benar atau salah manusia tidak berhak untuk mengahkimi. Biarlah Tuhan Yang Maha Benar yang menilai.

    BalasHapus
  9. di depan DPR, ahmadiyah menyebut bahwa kitab sucinya tetap Al-Qur'an

    BalasHapus
  10. pemerintah kurang tegas neh...kayanya masih takut tuh bpk sboyo

    BalasHapus
  11. udahlah keluar saja dari agama islam, agar masalahnya gak berlarut2

    BalasHapus
  12. Iya ikuti kata hati kita saja masalah agama kan beda-beda keyakinannya.
    Salam kenal dan sukses selalu buat kita semaunya :)

    BalasHapus
  13. pemerintah kita memang perlu tegas dalam masalah ini

    BalasHapus
  14. haduuuh semoga Allah menghindarkan kita dari segala kesesatan itu

    BalasHapus