Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Jumat, 04 Maret 2011

Inilah Suporter Fanatik Sepak Bola di Pulau Jawa


BONEK




Istilah Bonek, akronim bahasa Jawa dari Bondho Nekat (modal nekat), biasanya ditujukan kepada sekelompok pendukung atau suporter kesebelasan Persebaya Surabaya, Istilah bonek pertama kali dimunculkan oleh Harian Pagi Jawa Pos tahun 1989 untuk menggambarkan fenomena suporter Persebaya yang berbondong-bondong ke Jakarta dalam jumlah besar. Secara tradisional, Bonek adalah suporter pertama di Indonesia yang mentradisikan away supporters (pendukung sepak bola yang mengiringi tim pujannya bertandang ke kota lain) seperti di Eropa. Berawal dari sebutan populer untuk suporter Persebaya (kala itu "Green Force").


AREMANIA





Arema Indonesia adalah sebuah klub sepak bola yang berada di Kota Malang, Jawa Timur, Arema berdiri pada Agustus 1987. Arema mempunyai julukan "Singo Edan" . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Pada waktu itu Liga Indonesia dibagi dua: Liga tim semi-profesional bernama Galatama dan Liga Perserikatan. Sekitar pertengahan tahun 1990-an istilah Aremania mulai dipakai sebagai nama suporter Arema. Sementara itu geng-geng di Malang mulai luntur. Selama Ligina VIII di stadion Gajayana tidak ada masalah yang lebih serius dari lemparan botol plastik.. Sudah begitu aman bagi suporter perempuan untuk hadir. Lagipula mereka berkumpul atas nama Aremanita. Aremanita berusaha untuk menghapus tanggapan negatif terhadap suporter perempuan di Malang.



VIKING




Nama VIKING diambil dari nama sebuah suku bangsa yang mendiami kawasan Skandinavia di Eropa Utara. Suku bangsa tersebut terkenal memiliki karakter yang Keras, Gigih, Solid, Militan, Patriotis, Berani, tak kenal menyerah dan berjiwa Penakluk serta senang berpetualang. Semangat dan karakter seperti itulah yang dicoba untuk mendasari semangat dan karakter para Bobotoh Persib, karena dengan semangat dan karakter seperti itu Totalitas dari para Bobotoh Persib akan terus berkibar Selamanya, dan itu sangat diperlukan dalam menjaga kehormatan Persib "Maung" Bandung.


THE JAK MANIA





The Jakmania adalah kelompok pendukung / supporter kesebelasan sepak bola Persija Jakarta yang berdiri sejak Ligina IV, tepatnya 19 Desember 1997. Markas dan sekretariat The Jakmania berada di Stadion Lebak Bulus. Setiap Selasa dan Jumat merupakan rutinitas The Jakmania baik itu pengurus maupun anggota untuk melakukan kegiatan berkumpul bersama membahas perkembangan The Jakmania serta laporan-laporan dari setiap bidang kepengurusan. Tidak lupa juga melakukan pendaftaran bagi anggota baru dalam rutinitas tersebut.


PANSER BIRU




Kelahiran Panser Biru pada 25 Maret 2001 lalu melalui proses yang panjang. Ketika PSIS menjadi juara di Liga Indoensia V, sebenarnya sudah banyak suporter Semarang dan sekitarnya yang setia mendukung Mahesa Jenar, namun saat itu belum terkoordinasi.
Seiring dengan terdegradasinya PSIS ke Divisi I, beberapa suporter berkeinginan membentuk suatu organisasi suporter pertama di Semarang yang terkoordinasi baik dan rapi. Karenanya 22 Oktober 2000 di Gedung Berlian, berkumpulah sekitar 15 suporter fanatik.
Akhirnya disepakati pada hari itu juga dibentuk Forum Peduli PSIS Semarang. Mereka kemudian melanjutkan dengan pertemuan pada 29 Oktober 2000 yang dihadiri sekitar 35 orang. Hingga pada akhirnya pada 5 November 2000 bertempat di GOR Trilomba Juang, terbentuklah nama Panser Biru yang berarti Pasukan Suporter Semarang Biru.


LA MANIA




Suporter setia PERSELA Lamongan Tepatnya LA Mania berdiri tanggal 28 Januari 2001.LA-Mania meraih penghargaan sebagai Suporter paling Fair Play di Liga Super Indonesia musim 2008-2009, khabar menggembirakan ini disampaikan langsung Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI), Joko Driyono.LA Mania terpilih karena tak pernah menerima sanksi selama kompetisi LSI berputar. Selain itu, tak pernah terjadi bentrokan antara LA Mania dengan suporter lain yang datang ke Lamongan karena memang LA-Mania sangat Cinta Damai.

PASOEPATI



Pasoepati adalah nama sebuah kelompok suporter sepak bola yang berasal dari kota Solo. Terbentuknya Pasoepati tidak terlepas dengan kehadiran klub sepak bola Pelita Jaya yang pernah berkandang di stadion Manahan tahun 2000 lalu. Sembilan Februari 2000 lahirlah kelompok suporter Pelita, bernama Pasukan Soeporter Pelita Sejati atau yang disingkat dengan sebutan Pasoepati.
Dalam perjalanan Pasoepati yang sudah berumur 10 tahun ini, Pasoepati tercatat sudah memberikan dukungannya kepada tiga klub yang pernah ada di kota Solo. Diawali di tahun 2000 dengan kehadiran Pelita Jaya yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Pasoepati.
Meski berasal dari kota Solo, namun Pasoepati juga mendapatkan dukungan dari masyarakat luas di kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar dan Wonogiri. Dukungan luas dari berbagai daerah menjadikan Pasoepati sebagai salah satu kelompok suporter terbesar di Indonesia. Pasoepati telah berhasil menjadi wadah pemersatu puluhan ribu warga Solo dan sekitarnya untuk bisa saling bersatu, saling bahu-membahu mendukung sebuah tim sepak bola yang bisa membuat bangga kota Solo tercinta.





4 komentar:

  1. tulisan yang berwarna biru tua nggak kebaca, coba diperbaiki deh postingannya...

    disesuaikan ama template dan juga penting lho membuat pembaca betah, salah satunya ya memberikan kenyamanan saat membaca postingan kita tadi :)

    BalasHapus
  2. Salam satu nyali deh... Pendukung gren force... setuju ma mba ajeng sari rahayu, ada yang gak kebaca tuh.... punya Arema deh...

    Salam hangat dari Kota Minyak

    BalasHapus
  3. hidup Pasoepati,,, hhe,,

    semoga tidak lagi terjadi kerusuhan antar suporter manapun lagi...

    keep fairplay...

    BalasHapus
  4. Pokoe Hidup Indonesia lah... hehehe..

    BalasHapus